Home General Computer Multimedia Business Lounge
|
PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
|
|
06-28-2011, 09:08 PM
|
|||
|
|||
![]() Quote:PLC merupakan kepanjangan dari Power Line Communications, teknologi yang menggunakan koneksi kabel listrik yang dapat digunakan pada jaringan listrik yang telah ada untuk memberikan pasokan energi listrik, dan di saat yang bersamaan juga dapat digunakan untuk mentransfer data dan transmisi suara. Kecepatan maksimal yang bisa diraih menggunakan teknologi ini kurang lebih mendekati kecepatan koneksi transmisi data menggunakan fiber optic, mulai dari 256 Kbit/s sampai 45 Mbit/s. Quote:PLC atau yang biasa disebut juga 'internet via jala-jala', adalah koneksi internet dengan menggunakan kabel daya PLN. Jadi koneksi internet yang selama ini memakai kabel komunikasi dengan port RJ11 atau RJ45 akan diganti dengan kabel daya/jala-jala langsung dari kabel daya PLN. Bisa, karena memanfaatkan medan elektromagnet yang ditimbulkan oleh akitivitas penghantaran arus (hukum Maxwell). Kita tidak perlu susah-susah ke warnet, cukup pasang line di rumah aja, kita udah bisa berselancar di dunia maya. Adapun penertian lain dari PLC (Power Line Communication), yaitu menggunakan jaringan kabel listrik untuk komunikasi dan transmisi data. ![]() Quote:PLC ini adalah teknologi yang menggunakan koneksi kabel listrik yang dapat digunakan pada jaringan listrik yang telah ada untuk memberikan pasokan energi listrik, dan di saat yang bersamaan juga dapat digunakan untuk mentransfer data dan transmisi suara. Kecepatan maksimal yang bisa diraih menggunakan teknologi ini kurang lebih mendekati kecepatan koneksi transmisi data menggunakan fiber optic, mulai dari 256 Kbit/s sampai 45 Mbit/s. Kita juga tidak usah takut kesetrum, karena koneksi internet ini (BPL) menggunakan carrier yang bermain pada frekuensi yang rendah pada kabel listrik bertegangan AC. Kalau kita ingin mengakses internet dari colokan listrik begini, kita harus punya "modem" khusus BPL dan ini berbeda dengan modem konvensional yang berbasis koneksi telefon (dial-up) atau lainnya. Quote:Dengan teknologi jaringan telepon kabel tersebut, kita bebas mengakses Internet tanpa menutup peluang jika ada telepon yang akan masuk. Ini merupakan kelebihan yang nyata dari jaringan telepon melalui kabel listrik yang dimiliki PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang menghubungan dari rumah yang satu ke rumah yang lain. Semula teknologi tersebut kurang ditanggapi karena banyak peminat yang ragu-ragu, takut kesetrum dan merasa belum aman. Namun, kini para pengguna jasa yang diselenggarakan anak perusahaan PLN, PT Indonesia Comnets Plus (Icon+), dapat dinikmati benar kemudahan yang tersedia. ![]() Quote:Icon+ adalah perusahaan yang sejak awal didirikan untuk mendukung perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi mutakhir. Icon+ dapat menyediakan kelebihan kapasitasnya untuk memenuhi permintaan akan jasa jaringan atau bandwidth yang lebih besar dan cakupan area lebih luas dengan memanfaatkan right of ways. Quote:Kehadiran Icon+ khususnya bagi keluarga besar PLN terutama yang tinggal di Jawa-Bali, dapat menekan penggunaan pulsa telepon dari Telkom. Keluarga PLN yang tinggal di Jakarta tidak perlu memikirkan pembengkakan rekening tagihan telepon setiap bulan, meski harus berbicara ngalor ngidul interlokal. Pemakaian Internet melalui arus listrik mempunyai keunggulan yakni lebih cepat diakses dibanding jika melalui konvensional dan jelas lebih murah karena hanya mengandalkan arus listrik. Fasilitas itu dapat dipakai di seluruh ruangan selama ada jaringan listrik milik PLN. Pengguna cukup mencolokkan kabel telepon ke stop kontak listrik menggunakan Power Line Comunication (PLC). Selain untuk Internet, mereka biasanya mengunakan untuk bercakap dengan keluarganya di luar Jakarta, tetapi masih komunitas keluarga besar PT. PLN. Jika PLN membuka Sambungan di kota-kota lain, maka pengguna yang berada di Jakarta akan bisa saling berhubungan dengan pengguna di kota lainnya. Enaknya, percakapan itu juga bebas pulsa dan jernih. Nomor telepon yang dipakai pun hanya tiga sampai lima digit. Untuk bercakap keluar kota atau interlokal tidak perlu menggunakan kode area sebagai tanda bayarannya lebih mahal karena interlokal. Quote:Adanya teknologi via kabel listrik juga membuat pengguna tidak takut dengan ribut-ribut kenaikan tarif telepon. Untuk Internet, pengguna cukup membayar biaya langganan per bulan ke provider, sedangkan biaya pulsa, tidak perlu pusing-pusing lagi. Selama setahun digunakan, pengguna di Perumahan PLN belum pernah mengalami alat bermasalah. Semua lancar, kecuali jika listrik padam yang berarti terputus pula jaringan telepon. Dalam memanfaatkan Internet, tidak perlu takut putus di tengah jalan saat asyik chatting atau surfing. Adanya alat itu membuat seluruh anggota keluarga yang lain tetap dapat menggunakan saluran telepon dari Telkom meski ada anggota keluarga yang tengah berinternet. Quote:Selain itu, tidak perlu ada tambahan kabel yang artinya mengurangi keruwetan kabel di rumah. Jadi, kalau pemerintah mengizinkan Icon+ melebarkan sayap untuk menggarap pelanggan umum, bukan hanya keluarga besar PLN, bukan mustahil suatu saat masyarakat terutama yang kesulitan menjadi pelanggan Telkom, ramai-ramai memasang peralatan telekomunikasi sendiri di rumahnya. Apalagi dengan memanfaatkan aliran listrik dalam berkomunikasi, tidak ada istilah biaya pulsa telepon membengkak karena terlalu banyak penggunaan telepon. Skematik Internet Via Kabel Listrik Quote:Secara teoritis, kabel listik memang bisa digunakan untuk membawa "paket data" seperti halnya kabel telepon dan kabel fiber optic yang lazim digunakan untuk koneksi internet. dan pengaplikasiannya untuk koneksi internet disebut BPL (Broadband Over Power Lines). Koneksi internet ini (BPL) menggunakan carrier yang bermain pada frekuensi yang rendah pada kabel listrik bertegangan AC. ![]() Bagaimana mengirim data melalui arus AC Quote:Secara prinsip, pengiriman data melalui kabel setrum ini dilakukan dengan menumpangkan sinyal komunikasi yang berisi data di bawah frekuensi aliran listrik. Proses penumpangan sinyal data ini membutuhkan frekuensi gelombang skala rendah, 1-50 MHz. ![]() Quote:Dengan PLC, sinyal-sinyal telekomunikasi (data, gambar, voice) dapat ditumpangkan atau diinjeksikan kejaringan listrik tegangan rendah (1-30 MHZ) dari jaringan data eksternal. Analoginya, arus listrik mengalir seperti air laut yang menghasilkan gelombang dan buih. Gelombang adalah arusnya, sedangkan buih berupa noisenya. Noise inilah yang dimanfaatkan oleh Teknologi PLC untuk menghantarkan sinyal suara dan data.Aplikasi Teknologi PLC Quote:Komponen sistem tenaga listrik dibagi dalam 3 bagian utama, yaitu pembangkitan, transmisi dan distribusi. Adanya kendala ekonomis, maka dalam proses penyalurannya dilakukan transformasi tegangan oleh transformator, sehingga pada masing-masing bagian memiliki level tegangan yang berbeda-beda, sehingga secara umum sistem tenaga listrik dibagi menjadi 4 bagian, seperti Gambar 3. ![]() Quote:Pada proses pendistribusian listrik ke titik-titik pelanggan, agar besarnya tegangan sesuai standar peralatan pelanggan (220 V), maka melalui trafo distribusi tegangan 12 kV diturunkan menjadi 380 V. Jaringan dengan tegangan 20 kV / 380 V inilah yang disebut jaringan tegangan rendah. Trafo distribusi di Indonesia biasanya diletakkan tergantung pada tiang-tiang listrik. ![]() Quote:Untuk koneksi ke jaringan Internet hanya perlu dari router PLC utama ke Internet (ISP) ini dapat dilakukan baik menggunakan wireless ataupun menggunakan leased line (saluran kontrak). Dari tiap rumah ke router PLC tersebut dapat digunakan modem PLC. Quote:Ide menggabungkan sinyal-sinyal komunikasi dan listrik pada suatu jalur transpotasi tunggal merupakan suatu harapan nyata. Teknologi PLC, zona pembagian aplikasi dibagi ke dalam dua daerah: prosedur yang diperuntukkan untuk sisi luar gedung (outdoor), dan prosedur sisi dalam gedung (indoor). Dalam zona outdoor, infrastruktur telekomunikasi konvensional digunakan untuk menghubungkan stasiun jaringan lokal dengan jaringan listrik atau suatu backbone internet khusus. Bergantung pada jarak dan kondisi lokal, koneksi dimungkinkan oleh saluran tembaga atau kabel optik (FO, Fiber Optic). Stasiun jaringan lokal menggabungkan data dan sinyal data pada grid listrik dan mengirimkannya sebagai data stream ke setiap soket yang terhubung di rumah tangga, yaitu ke ujung user via jaringan tegangan rendah. Komponen sistem dijelaskan pada Gambar 5. ![]() Quote:Titik akses outdoor (OAP, Outdoor Access Point), melanjutkan data stream yang masuk ke jaringan indoor, dan suatu om indoor dalam kontrol rumah tangga dan mengkoordinasikan semua sinyal data yang ditransmitkan. Adapter-adapter menengah memisahkan data dan daya pada soket dan melanjutkan data ke aplikasi perorangan. Teknologi powerline membawa data stream dan sinyal suara ke soket dalam suatu bangunan via jaringan tegangan rendah. om outdoor (OM, Outdoor om), beraksi sebagai administrator untuk sistem outdoor dan sebagai gateway yang menghubungkan sistem PLC dengan jaringan backbone. OAP menghubungkan sistem outdoor dan sistem indoor. Sisi luar, menunjukkan fungsi dari adapter (slave) sedangkan sisi dalamnya bekerja sebagai om dan bertanggungjawab untuk administrator sistem indoor. ![]() Quote:Adapter indoor menyediakan interface antara jaringan data internal, PC, printer dan telepon pada satu sisi, dan jaringan backbone untuk internet, telepon dan aplikasi sejenis pada sisi lainnya. Adapter yang memiliki komunikasi pada frekuensi sistem outdoor juga tersedia untuk koneksi ke sistem indoor. ![]() Quote:Unit-unit outdoor (om, titik akses dan repeater) dihubungkan dengan semua fasa menggunakan kabel tetap. Sinyal PLC dipisahkan antara dua dari tiga fasa. Sebagai hasilnya, pensinyalan dapat menjadi optimal-fasa, suatu pilihan yang tidak diberikan oleh adapter. Hal ini secara langsung dihubungkan ke soket via suatu kabel listrik konvensional, dengan sinyal dihubungkan antara konduktor fasa dan netral. Konsep ini, ternyata sama dengan konsep pendistribusian tenaga listrik ke rumah tangga, dimana besarnya beban (daya) pada ketiga fasanya selalu diupayakan seimbang.Kendala Aplikasi PLC Quote:Mengalirnya listrik pada suatu penghantar dapat menyebabkan terjadi jatuh tegangan (Voltage Drop) pada penghantar tersebut, sehingga menyebabkan ketidakstabilan tegangan atau selalu berfluktuasi. Juga tingkah laku fisik dari jaringan berubah setiap adanya peralatan yang di on/off. Kondisi ini jauh berbeda dengan jalur telekomunikasi, yang dapat kita katakan memiliki kestabilan, sehingga lalu lintas suara dan data memiliki sedikit kemungkinan untuk terjadi kegagalan.• Noise Setiap jaringan listrik menerima sinyal listrik yang diradiasikan oleh alat-alat pada jaringan tersebut dan diemisikan oleh sumber-sumber lainnya. Karena itu mengapa setiap jaringan listrik dapat dikarakterisasikan oleh suatu yang kita sebut noise. Noise pada saluran daya sebagian besar disebabkan oleh peralatan listrik yang terhubung ke saluran, seperti proses switching penyuplai-penyuplai daya. ![]() Quote:Kualitas kirim suara dan data dipengaruhi oleh bandwidth, frekuensi yang digunakan, dan rasio sinyal-noise (SNR, signal to noise ratio). Bandwidth tinggi dicapai dengan menggunakan kisaran frekuensi yang tinggi atau dengan menaikkan tingkat SNR. Untuk menaikkan tingkat SNR, dibutuhkan injeksi sinyal yang lebih tinggi. Contoh pengukuran SNR dan kisaran frekuensi yang dapat digunakan terlihat pada Gambar 1.• Distorsi Quote:Permasalahan lain yang harus diatur pada jaringan listrik adalah distorsi (penyimpangan). Dimana distorsi ini dapat muncul selama kerangka-waktu milidetik sampai beberapa menit. Distorsi disebabkan oleh peralatan mesin bor, oven microwave dan blender, tetapi juga disebabkan oleh lampu-lampu yang di on/off.• Atenuasi Quote:Salah satu problem utama dari PLC adalah atenuasi (peredaman) sinyal yang sangat tinggi, terutama jika frekuensi kerjanya diatas kisaran puluhan MHz. Adanya Atenuasi akan menyebabkan menurunkan tingkat sinyal pada suatu jarak tertentu, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 2: ![]() Quote:Keanehan sistem PLC penting lainnya adalah sering terjadi berbagai macam disturbansi dari jaringan. Jaringan tegangan rendah tidak dapat membangun transmisi data dan ada beberapa kerugian untuk pemakaian dalam telekomunikasi. Karena itu jaringan PLC kelihatan menjadi lebih terganggu dari pada jaringan komunikasi kawat lainnya. Karena aturan regulasi yang ketat untuk radiasi elektromagnetik dari jaringan PLC terhadap lingkungan, sistem PLC harus bekerja dengan• Metode Modulasi Quote:Secara konseptual sistem transmisi PLC cukup sederhana, yaitu dengan cara "menitipkan" sinyal data telekomunikasi pada noise yang ada pada energi listrik. Namun, secara teknis untuk menumpangkan sinyal data diperlukan frekuensi rendah dengan kisaran 1-50 Hz dan membutuhkan kondisi tegangan listrik yang stabil. Di sisi lain, kualitas kirim suara dan data dipengaruhi oleh bandwidth, frekuensi yang digunakan, dan SNR. Bandwidth tinggi dicapai dengan menggunakan kisaran frekuensi yang tinggi atau dengan menaikkan level SNR. Untuk menaikkan level SNR, dibutuhkan injeksi sinyal yang lebih tinggi. Sementara standar frekuensi yang dialokasikan untuk PLC berada sekitar 1-50 hz. Piranti Penyusunan PLC Quote:PLC yang diproduksi oleh berbagai perusahaan sistem kontrol terkemuka saat ini biasanya mempunyai ciri-ciri sendiri yang menawarkan keunggulan sistemnya, baik dari segi aplikasi (perangkat tambahan) maupun modul utama sistemnya. Meskipun demikian pada umumnya setiap PLC (sebagaimana komputer pribadi Anda yang cenderung mengalami standarisasi dan kompatibel satu sama lain) mengandung empat bagian (piranti) berikut ini:Modul Catu Daya (Power Supply: PS) Quote:PS memberikan tegangan DC ke berbagai modul PLC lainnya selain modul tambahan dengan kemampuan arus total sekitar 20A sampai 50A, yang sama dengan battery lithium integral (yang digunakan sebagai memory backup). Seandainya PS ini gagal atau tegangan bolak balik masukannya turun dari nilai spesifiknya, isi memori akan tetap terjaga. PLC buatan Triconex, USA, yakni Trisen TS3000 bahkan mempunyai double power supply yang berarti apabila satu PS-nya gagal, PS kedua otomatis akan mengambil alih fungsi catu daya sistem.Modul CPU Quote:Modul CPU yang disebut juga modul kontroler atau prosesor terdiri dari dua bagian:Modul Program Perangkat Lunak Quote:PLC mengenal berbagai macam perangkat lunak, termasuk State Language, SFC, dan bahkan C. Yang paling populer digunakan ialah RLL (Relay Ladder Logic). Semua bahasa pemrograman tersebut dibuat berdasarkan proses sekuensial yang terjadi dalam plant (sistem yang dikendalikan). Semua instruksi dalam program akan dieksekusi oleh modul CPU, dan penulisan program itu bisa dilakukan pada keadan online maupun offline. Jadi PLC dapat bisa ditulisi program kontrol pada saat ia mengendalikan proses tanpa mengganggu pengendalian yang sedang dilakukan. Eksekusi perangkat lunak tidak akan mempengaruhi operasi I/O yang tengah berlangsung.Modul I/O Quote:Modul I/O merupakan modul masukan dan modul keluaran yang bertugas mengatur hubungan PLC dengan piranti eksternal atau periferal yang bisa berupa suatu komputer host, saklar-saklar, unit penggerak motor, dan berbagai macam sumber sinyal yang terdapat dalam plant.1. Modul masukan Quote:Modul masukan berfungsi untuk menerima sinyal dari unit pengindera periferal, dan memberikan pengaturan sinyal, terminasi, isolasi, maupun indikator keadaan sinyal masukan. Sinyal-sinyal dari piranti periferal akan di-scan dan keadaannya akan dikomunikasikan melalui modul antarmuka dalam PLC.2. Modul keluaran Quote:Modul keluaran mengaktivasi berbagai macam piranti seperti aktuator hidrolik, pneumatik, solenoid, starter motor, dan tampilan status titik-titik periferal yang terhubung dalam sistem. Fungsi modul keluaran lainnya mencakup conditioning, terminasi dan juga pengisolasian sinyal-sinyal yang ada. Proses aktivasi itu tentu saja dilakukan dengan pengiriman sinyal-sinyal diskret dan analog yang relevan, berdasarkan watak PLC sendiri yang merupakan piranti digital. Bagaimana Teknologi ini diimplementasikan? Quote:Sejarah PLCSkema Jaringan ![]() Quote:Menunjukkan tipikal skema jaringan untuk jaringan komunikasi data menggunakan jaringan distribusi listrik yang telah ada. Pada sisi pelanggan akhir dari jaringan, CAU (Customer Acces Units, unit-unit akses pelanggan) menghubungkan peralatan pengguna apakah itu telpon, komputer atau yang lainnya, ke jaringan kabel listrik utama. CAU ini juga sebagai unit-unit pengkondisi yang berfungsi untuk mengisolasi secara elektrik peralatan-peralatan pengguna dari kabel listrik utama, juga untuk mengekstraksi sinyal data dari arus listrik. CAU ini dihubungkan ke infrastruktur komunikasi yang merupakan tegangan rendah induk (240-415 volt). Pada substasiun listrik dimana jaringan distribusi tegangan rendah berasal (telah diturunkan tegangannya dari jaringan tegangan tinggi dengan transformer), sinyal-sinyal diinjeksikan ke dalam jaringan tegangan rendah dari jaringan data konvensional eksternal (kabel tembaga koaksial, kabel optik fiber, jaringan nirkabel, atau bahkan jaringan satelit). Jadi meskipun komunikasi data dapat dipropagasi melalui kabel listrik, beberapa jaringan konvensional harus tetap ada atau diinstal ke sub-stasiun. Sampai saat ini belum ada metoda yang ditemukan untuk melakukan propagasi sinyal-sinyal data melalui jaringan tegangan tinggi (> 415 volt). 3. Teknologi Quote:Inti dari teknologi ini adalah kemampuan untuk menyediakan Jaringan Daya Terkondisi Frekuensi Tinggi (HFCPN, High Frequency Conditioned Power Network) dimana melalui jaringan ini data dapat dilewatkan. Sebagai mana ditunjukkan di atas, prinsip dasarnya adalah menginjeksikan sinyal-sinyal data ke dalam saluran daya listrik pada frekuensi 10 juta kali frekuensi dasar arus listrik (atau sekitar 500/600MHz). Untuk melakukan ini, dibutuhkan Unit-unit Pengkondisi (CU, Conditioning Units). Unit-unit ini merupakan pengkopel arah tiga terminal yang meliputi bagian high and low pass filter untuk membentuk suatu pengkopel arah frekuensi yang sensitif. Setiap CU mempunyai sebuah terminal jaringan (NP, Network Port), sebuah terminal distribusi komunikasi (CDP, Communication Distribution Port), dan sebuah terminal distribusi listrik (EDP, Electricity Distribution Port), seperti nampak pada gambar di bawah ini: ![]() Quote:CU ini memberikan kemampuan menyediakan hal-hal sbb : ![]() Ciri-ciri Telekomunikasi PowerLine Quote:Dari penyelidikan dan penelitian diperoleh bahwa ada dua aplikasi komunikasi data yang berbeda melalui jaringan distribusi listrik. Yang pertama, Norweb's Digital PowerLine (DPL) yang merupakan aplikasi skala besar dimana jaringan distribusi induk listrik tegangan rendah digunakan sebagai pembaawa untuk komunikasi data. Yang kedua adalah aplikasi seperti PoweRnet®TM yang menyediakan jaringan data ke perumahan dalam lokasi tunggal menggunakan saluran-saluran listrik yang ada dalam gedung.• Norweb's Digital PowerLine (DPL) Quote:Digital PowerLine menggunakan bagian tegangan rendah dari infrastruktur distribusi listrik yang telah ada guna menyediakan pelayanan data ke pelanggan di rumah-rumah. DPL mengimplementasikan model yang benar-benar mirip dengan yang dibahas pada bagian 2.0 di atas. Disini segmen tegangan rendah dari jaringan listrik diubah ke dalam bentuk Local Area Network (LAN). Sistem DPL terdiri atas 4 elemen perangkat keras, yaitu Mainstation DPL 1000, Basestation DPL 1000, Unit Pengkopel DPL, dan Modul Komunikasi DPL 1000. ![]() Quote:Menunjukkan layout tipikal dari komponen-komponen DPL. Inti dari sistem DPL adalah jaringan data Norweb's SDH (155 Mbps) yang memasok sambungan ke subsation-substation terkait ke dalam sistem DPL. Pada setiap substation listrik, ada Mainstation DPL 1000 dan Substation DPL 1000. • Studi Kasus, DPL Quote:DPL telah sukses diinstall dalam uji-coba pada sekolah dasar Seymour Park, Manchester, Inggris pada bulan Nivember 1997 sebagai proyek kerjasama antara Nortel (Northern Telecom) dengan Norweb Communication (anak perusahaan UK United Utilities PLC). Dua belas komputer personal disambung secara bersamaan dari satu sambungan, yang dari situ sekolah tersebut berkemampuan mengakses secara on-line ke Internet dengan kecepatan 1 Mbps. Para guru di sekolah ini sangat terkesan dengan kecepatan teknologi DPL. Sang Kepala Sekolah, Jenny Dunn berkomentar: "Sambungan kecepatan tinggi benar-benar memberi keuntungan kepada kita untuk mengembangan pengajaran melalui Internet. Dengan sambungan normal, murid-murid dapat kehilangan daya tariknya karena harus menunggu tiap halaman ketika mendownload. Dengan sistem baru berarti informasi yang diinginkan dapat diperoleh dengan seketika, dengan demikian memaksimalkan waktu pengajaran maupun waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas" Norweb merencanakan untuk mengimplementasikan teknologi DPL di sejumlah sekolah di daerah barat laut Inggris selama tahun 1998, mengikuti suksesnya ujicoba di Seymour Park.• PoweRnet®TM Quote:Teknologi lain yang menggunakan jaringan listrik sebagai media untuk komunikasi data adalah PoweRnet, sebuah teknologi yang menggunakan saluran-saluran tegangan rendah internal (dan kabel yang menghubungkannya) dalam gedung sebagai media untuk Local Area Network (LAN). PoweRnet merupakan teknologi yang jauh lebih sederhana dan dibahas di sini sebagai pelengkap teknolgi DPL skala besar. PoweRnet benar-benar merupakan solusi internal dimana di sini tidak melampaui batas-batas tempat pelanggan. Dalam sistem ini tidak ada peranti yang harus disisipkan ke dalam rangkaian tegangan rendah tidak diperlukan modifikasi pada titik entry listrik. Faktanya, PoweRnet sangat sederhana tinggal mencolokkan modem seperti suatu peranti ke bagian belakang komputer personal dan colokan dinding 240 volt konvensional. Tidak seperti DPL, PoweRnet merupakan teknologi yang telah mapan dengan lebih dari 300000 unit node digunakan diseluruh dunia dan tidak membutuhkan pengkabelan khusus, tanpa lisensi, tanpa training khusus (bagi pengguna akhir maupun administratornya) dan tanpa protokol khusus. Faktanya, pihak pemasok mengklaim bahwa PoweRnet dapat diinstal dalam skala menit, dan lebih murah dibanding beberapa media LAN yang lain. ![]() Quote:Menggambarkan tipikal jaringan yang berpusat pada PoweRnet. PoweRnet memungkinkan untuk mengakses ke 32 jaringan terpisah dan ke 64 node melalui saluran listrik yang sama dan ideal untuk situasi dimana jaringan berbiaya rendah diperlukan. Model ini ideal untuk daerah-daerah dimana pengkabelan jaringan konvensional tidak dimungkinkan atau dimana titik-titik akhir tarangkat karena waktu (sekedar menarik kabel pencolok, memindah peralatan dan mencolokkannya lagi di semua saluran yang praktis). Kelemahan utama teknologi ini adalah bahwa kecepatannya terbatas sampai 56,6 kbps, yaitu kecepatan dari modem tercepat. Sehingga sistem ini tidak berguna untuk aplikasi-aplikasi yang lebih dari sekedar transfer data (point of sale, POS, text file, kontrol mesin, dll)• Standar yang dipakai Quote:Nampaknya membingungkan, tetapi kebenarannya bahwa hanya ada standar yang jumlahnya sangat sedikit untuk teknolgi yang bekerja pada jaringan listrik tegangan tinggi sebagai media jaringan. Nampaknya sulit dipercayaa, hanya ada satu draft standard yang berkaitan dengan teknologi ini, yaitu: CN50065-1:1991" Pensinyalan pada instalasi listrik tegangan rendah dalam range frekuensi 3 kHz sampai 148,5 kHz. Bagian 1: keperluan umum, pita frekuensi dan gangguan elektromagnetik" Nampaknya sangat mengesankan, standar ini dari European Commitee for Electrotechnical Standardisation (CENELEC), disini tidak ada referensi umum dan pada situs web milik CENELEC passwordnya diproteksi guna mencegah akses ilegal. Yang dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit dari CENELEC's Info and Publishing Services Supervisor (transmisi facsimile) adalah bahwa draft itu tidak ada dan bahwa IEC belum mulai bekerja dalam subyek ini. Riset yang intensif dari web site Institution of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) gagal mendapatkan standar relevan yang berhubungan dengan Komunikasi Data melalui Jaringan Listrik. Penelusuran yang sama pada American National Standards Institute (ANSI) juga gagal untuk memperolehnya.Kelayakan Masa Depan yang menarik Quote:Dunia industri dan media terpecah dalam tanda tanya, apakah telekomunikasi melalui kabel listrik ini akan layak untuk jangka panjang. Meskipun kebanyakan komentator dalam berbagai media menyetujui bahwa deregulasi dalam industri telekomunikasi di kebanyakan negara telah membuka pasar telekomunikasi bagi perusahaan perusahaan utilitas lebih besar, mereka merasa bahwa penyebaran teknologi ini akan terbatas pengembangannya. Kalau kita mengunjungi web site perusahaan perusahaan listrik utama di seluruh dunia (termasuk Australia) disebutkan bahwa kebanyakan tertarik untuk terlibat sebagai pemain dalam pasar telekomunikasi. Tipe modem yang digunakan Quote:1. Secara garis besarnya mungkin sama dengan cara kerja modem pada umumnya, akan tetapi modem yang digunakan untuk layanan PLC adalah modem yang lebih dikenal dengan adapter dan berfungsi untuk memisahkan sinyal data yang ikut mengalir di kabel listrik menjadi sinyal data yang bisa terakses ke komputer. Piranti ini berfungsi menerima sekaligus mengirim sinyal melalui jaringan listrik 230-240 volt. Dari sisi akses data internet siap di manfaatkan. ![]() Quote:2. Modem ini dalam istilah PLC lebih dikenal dengan adapter dan berfungsi untuk memisahkan sinyal data yang ikut mengalir di kabel listrik menjadi sinyal data yang bisa terakses ke komputer. ![]() Cara kerja modem ![]() Quote:1. "modem" khusus BPL (Broadband Over Power Lines ) Di mana terdapat Ethernet Connector (RJ45) untuk sambungan Internet dan telepon port (RJ11) dan NIC (LAN Card/Ethernet Card) 10/100 Base T yang diinstal pada PC. Harga Modem PLC Quote:Harga modem yang digunakan untuk fasilitas PLC sangatlah mahal karena masih sedikitnya para pengguna PLC itu sendiri. Penulis tidak bisa menyebutkan berapa harga satu modem yang digunakan untuk PLC itu sendiri. Akan tetapi jika nanti pengguna PLC sudah menjamur di kalangan masyarakat Indonesia, kemungkinan harga modem tersebut akan sedikit lebih murah. Harga modem PLC yaitu sekitar US$400 tiap unitnya. Bandingkan dengan modem biasa yang harganya rata-rata di bawah US$50. Mahalnya harga modem PLC ini karena penggunanya masih sedikit dan teknologi PLC tergolong masih baru. Seperti pada jenis perangkat modem kabel atau ADSL, harga modem PLC diprediksi segera turun seiring bertambahnya pengguna. Untuk mengatasi masalah ini dapat dilakukan dengan cara sewa, beli, atau mengangsur melalui lembaga kredit yang ada.Cara mengkoneksikan : Quote:Syarat awal untuk memanfaatkan layanan PLC ini adalah berlangganan jalur PLC yang dikelola oleh Icon+ PLN, yang nantinya akan menjadi satu-satunya perusahaan yang boleh mengirimkan sinyal data melalui kabel listrik. Jika sudah, modem dan nomor IP yang digunakan untuk akses internet akan Anda dapatkan, dan tinggal Anda colokkan.Sistematika modem PLC pada komputer atau notebook ![]() Quote:LANGKAH 2 Nyalakan komputer lalu klik [Menu], [Control panel], [Network]. Lalu klik kanan pada [Local area network] dan klik [Properties]. ![]() Quote:Selanjutnya, arahkan kursor pada [Internet protocol (TCP/IP)], dan klik [Properties]. Pada jendela boks tersebut, isikan data IP dengan angka 192.168.10.xxxx. Nantinya IP address ini akan diperoleh pelanggan saat melakukan pendaftaran layanan ini. Pada isian Subnet mask isi dengan angka: 255.255.255.0, Gateway: 10.1.3.1, DNS: 202.162.220.110. Jika sudah, klik [OK]. Restart komputer Anda, dan Anda sudah bisa langsung menggunakan akses internet ini.Area pengembangan PLC Quote:Di Indonesia sendiri, PLN melalui anak perusahaanya, Indonesia Comnet Plus (Icon+) telah melakukan uji coba untuk 20 user di Durentiga (Jakarta Selatan) dan untuk 400 user di Jakarta dan Bandung sekitar tahun 2002. warga Duren Tiga terhitung sebagai penikmat PLC pertama di Indonesia.Prospek ke Depan Quote:Jika dala uji coba diketahui banyak pelanggan yang memakai jasa PLC, ada kemungkinan besar PLC akan di terapkan di semua wilayah Indonesia yang tentunya dengan mempersiapkan segala sesuatu yang mendukung dengan PLC Pertanyaan Kelompok Quote:1. Apakah PLC mempengaruhi daya listrik ??? ![]() Quote:4. Bagaimana logika arus AC-DC pada PLC??? Kesimpulan Quote:Berkembangnya Teknologi PLC, merupakan nuansa harapan bagi kita yang belum memanfaatkan internet, apalagi kita dihadapkan pada kebijakan pemerintah yang menyambut menaikkan BBM, Tarif Listrik dan Tarif Telpon. Dengan akses internet melalui jalur listrik, kita tidak lagi dihadapkan kendala besarnya biaya pulsa akibat akses internet yang begitu lamban, dibandingkan PLC yang dapat memberikan kecepatan akses hingga 2.5 - 4.5 Mbps bahkan 45 Mbps. Juga PLC memberikan fungsi lain, seperti telpon atau meteran listrik yang biayanya dapat dilihat secara on-line. ![]() Quote:Adapun produk teknologi PLC sudah banyak dipasaran, seperti DPL (Inggris), Ascom (Swiss), DS2 (Spanyol), Mainnet (Jerman), Planet (Taiwan), dll. Bagaimana kita ?, disamping dihadapkan pada masih mahalnya teknologi PLC, juga kenyataan bahwa pemadaman listrik masih harus kita hadapi. ni artikel udah lama,2008,tapi menarik dibahas,karena jarang yang bahas ginian (source) Mungkin om farhatz udah tau ginian,kalo ane belom,masih
|
|||
Reputed by : Core-X(+1) |
|
06-28-2011, 09:09 PM
|
|||
|
|||
|
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
Nice info
btw pasti Hacker Nich Ts nya
|
|||
|
06-28-2011, 09:10 PM
(This post was last modified: 06-28-2011 09:10 PM by lanionk.)
|
|||
|
|||
|
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
wah..
teknologi dah makin canggih.. ![]() tapi kayanya ribet banget ![]() |
|||
|
06-28-2011, 09:10 PM
|
|||
|
|||
| RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah ) | |||
|
06-28-2011, 09:11 PM
|
|||
|
|||
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
![]() pasti heker nih TS |
|||
|
06-28-2011, 09:14 PM
|
|||
|
|||
|
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
kL h3k3r m@!N4nNy4 c3y3Em
ij!N b0okM@rK ![]()
|
|||
|
06-28-2011, 09:15 PM
|
|||
|
|||
| RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah ) | |||
|
06-28-2011, 09:20 PM
|
|||
|
|||
|
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
izin nyimak dulu deh gann
![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]()
|
|||
|
06-28-2011, 09:23 PM
|
|||
|
|||
| RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah ) | |||
|
06-28-2011, 09:24 PM
|
|||
|
|||
|
RE: PLC: Internet melalui kabel listrik PLN ( yang gak doyan baca mending gak usah )
smiley_beer Gan..
ane mo baca tapi bgt omz baca nya terlalu bnyak buat ane yg msih newbie and blom terlalu ngerti...
|
|||
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
| Topic Tools | ||||||
| ||||||
| Users Browsing |
| 1 Guest(s) |




![[Image: PLC-01.gif]](http://bp2.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9MxfgQ__hI/AAAAAAAAAww/HZOhn7g8InY/s320/PLC-01.gif)
![[Image: PLC-03.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9Mz8AQ__jI/AAAAAAAAAxA/ADYVAdnISpA/s400/PLC-03.gif)
![[Image: PLC-04.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9M0uAQ__lI/AAAAAAAAAxQ/StwfZJPQCug/s400/PLC-04.gif)
![[Image: PLC-05.gif]](http://bp1.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NBiQQ__mI/AAAAAAAAAxY/LYFZ4DxC3Xg/s320/PLC-05.gif)
![[Image: PLC-06.gif]](http://bp1.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NB8QQ__nI/AAAAAAAAAxg/dHD-JelM4ss/s320/PLC-06.gif)
![[Image: PLC-07.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NC5AQ__oI/AAAAAAAAAxo/6QzmrszSOPM/s320/PLC-07.gif)
![[Image: PLC-08.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NDVAQ__pI/AAAAAAAAAxw/p9fDbBPzPII/s320/PLC-08.gif)
![[Image: PLC-09.gif]](http://bp1.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9ND6QQ__qI/AAAAAAAAAx4/N9T4uVD79S4/s320/PLC-09.gif)
![[Image: PLC-10.gif]](http://bp1.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NEvQQ__rI/AAAAAAAAAyA/ovw3helVoiA/s320/PLC-10.gif)
![[Image: PLC-11.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NGPAQ__tI/AAAAAAAAAyQ/yIDIPlq0ztQ/s320/PLC-11.gif)
![[Image: PLC-12.gif]](http://bp2.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NHLgQ__uI/AAAAAAAAAyY/gYemSkvR3xk/s400/PLC-12.gif)
![[Image: PLC-13.gif]](http://bp3.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NHzwQ__vI/AAAAAAAAAyg/AqAsObPT9xI/s320/PLC-13.gif)
![[Image: PLC-14.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NKIAQ__xI/AAAAAAAAAyw/2Y2wBiuXl2M/s320/PLC-14.gif)
![[Image: PLC-15.gif]](http://bp3.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NK7wQ__yI/AAAAAAAAAy4/Zp4FENVsJGg/s320/PLC-15.gif)
![[Image: PLC-16.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NLWAQ__zI/AAAAAAAAAzA/NghHnRsnG3k/s320/PLC-16.gif)
![[Image: PLC-17.gif]](http://bp2.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NL0gQ__0I/AAAAAAAAAzI/RhDRNZnBdoU/s320/PLC-17.gif)
![[Image: PLC-18.gif]](http://bp2.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NM6gQ__2I/AAAAAAAAAzU/aetzD19Ed-I/s320/PLC-18.gif)
![[Image: PLC-19b.gif]](http://bp3.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NRFwQ__6I/AAAAAAAAAzw/1gBWovVWPKs/s320/PLC-19b.gif)
![[Image: PLC-20.gif]](http://bp3.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NPywQ__4I/AAAAAAAAAzk/uhbsoCVP0H8/s320/PLC-20.gif)
![[Image: PLC-21.gif]](http://bp2.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NRSgQ__7I/AAAAAAAAAz4/7gPkV3NrRsM/s320/PLC-21.gif)
![[Image: PLC-23.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NSXAQ__9I/AAAAAAAAA0I/km2QFVS8Fv0/s320/PLC-23.gif)
![[Image: PLC-24.gif]](http://bp1.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NSvQQ__-I/AAAAAAAAA0Q/ud8hK9ZAc7Q/s400/PLC-24.gif)
![[Image: PLC-25.gif]](http://bp0.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NTnAQ___I/AAAAAAAAA0Y/WzjmZ_LMadQ/s320/PLC-25.gif)
![[Image: PLC-19.gif]](http://bp3.blogger.com/_XCIBKNhFB9M/R9NOfwQ__3I/AAAAAAAAAzc/ER97JjNWQvs/s320/PLC-19.gif)










bgt omz baca nya terlalu bnyak buat ane yg msih newbie and blom terlalu ngerti...






