Home General Computer Multimedia Business Lounge
|
Tutor Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
|
|
05-17-2012, 07:18 AM
(This post was last modified: 05-17-2012 07:21 AM by ditatompel.)
|
|||
|
|||
|
Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
Bagi para system administrator, sebagai pengganti Telnet penggunaan SSH pasti sudah merupakan makanan sehari-hari yang banyak digunakan untuk mengakses sistem berbasis UNIX. Meskipun password yang dikirim ke server sudah dienkripsi dan tidak berbentuk plain text lagi, installasi OpenSSH secara default dirasa kurang maknyozz.
![]() Kali ini saya ingin berbagi trik yang sebenarnya sudah umum, untuk sedikit lebih memperketat akses SSH. Yaitu men-disable akses SSH untuk user root, mengubah port default dan menggunakan public dan private key. Selain itu saya juga ingin sedikit berbagi trik agar proses memanage server(s) menjadi lebih mudah dan simple. Pada diskusi kali ini dibutuhkan (atau saya menggunakan) : [+] Client PC : Linux dengan desktop environment KDE 4.8 [+] Server SSH (Remote PC) : Linux dengan IP 202.150.169.245 [+] Mengerti sedikit dasar Linux CLI sepertu chmod, ssh, groupadd, useradd. [+] Mampu menggunakan text editor seperti vi / nano / pico, dkk [!] dan setumpuk kesabaran yang ditumis dengan rasa keingintahuan (yang ini lupakan) Yuk, langsung aja ga pake lama ![]() [*] disable akses root melalui SSH. Root adalah user yang pasti ada pada sistem UNIX, jika kita tidak mendisable user tersebut, maka akan mempermudah pentester melakukan serangan bruteforce. ![]() Sebelum mendisable akses root, tentu saja kita perlu membuat 1 super user baru yang mempunyai hak untuk menggunakan service SSH dan masuk ke dalam list sudoers. 1. Akses ssh server menggunakan user root terlebih dahulu Code: dit@tompel ~ $ ssh root@202.150.169.2452. setelah masuk server SSH, buat user dan group baru. Code: root@proxima-centauri:~# groupadd ditatompel3. Set password user tersebut dengan perintah : Code: root@proxima-centauri:~# passwd ditatompelEdit file /etc/sudoers dan tambahkan permission untuk user baru tersebut Code: ditatompel ALL=(ALL) ALL5. Kemudian edit file /etc/ssh/sshd_config dan tambah / edit konfigurasi berikut : Code: PermitRootLogin no6. Restart SSH daemon Code: root@proxima-centauri:~# service sshd restart #(Untuk CentOS dkk)![]() 7. Coba akses SSH server menggunakan user yang tadi baru saja kita buat, yaitu "ditatompel" Code: dit@tompel ~ $ ssh ditatompel@202.150.169.245[*] Ubah Port Default SSH Ubahlah port default SSH (22) untuk menghindari bruteforcer ababail yg cuma ambil script dari internet karena kebanyakan script bruteforce SSH defaultnya melakukan brute ke port 22. ![]() Untuk melakukannya, edit file /etc/ssh/sshd_config dan tambah / edit konfigurasi berikut : Code: Port 1337Seperti yang kita lihat, SSH daemon melakukan listen di port 1337. Untuk memastikannya bisa menggunakan perintah netstat Code: root@proxima-centauri:~# netstat -plnt* NOTE : Jika firewall server aktif, kita perlu membuka akses ke port yang baru misalnya jika kita menggunakan iptables: Code: root@proxima-centauri:~# iptables -A INPUT -p tcp --dport 1337 -j ACCEPT* Ingat, jangan menutup koneksi SSH awal yang sudah terhubung untuk menghindari hal2 yang tidak diinginkan. ![]() Terakhir, selalu test lagi apakah server kita bisa diakses Code: dit@tompel ~ $ ssh -p 1337 ditatompel@202.150.169.245[*] Gunakan Public dan Private Key 1. Buat dulu keypair untuk SSH client dan SSH server dengan menggunakan ssh-keygen Code: dit@tompel ~ $ ssh-keygen -b 4048 -f serverLama-169-245 -t rsa -C "ditatompel@serverLama-169-245"serverLama-169-245 adalah private key kita, dan serverLama-169-245.pub adalah public key yang nantinya diletakan letakkan di server kita. Supaya lebih enak, 2. Pindahkan ke 2 file tersebut ke folder ~/.ssh/ dan ubah file permissionnya menjadi 600 Code: dit@tompel ~ $ mv serverLama-169-245 serverLama-169-245.pub ~/.ssh/3. Pada komputer server dengan user yang baru kita buat tadi (ditatompel) buat folder hidden .ssh pada home dirnya dan ubah folder permissionnya menjadi 700 Code: root@proxima-centauri:~# mkdir ~/.ssh; chmod 700 ~/.ssh4. Copy public key yang tadi kita buat ke folder ~/.ssh pada remote PC (SSH Server) dengan nama authorized_keys dan file permission 600 (untuk mengcopy file tersebut bisa menggunakan sftp / scp) : Contoh : Code: dit@tompel ~ $ cd ~/.ssh5. Setelah itu, edit lagi file /etc/ssh/sshd_config dan tambah / edit konfigurasi berikut supaya user tidak dapat mengakses shell meskipun ia mengetahui passwordnya dan wajib menggunakan private key: Code: PasswordAuthentication no6. Restart SSH daemon dan coba lagi akses SSH server dengan menggunakan command : Code: dit@tompel ~ $ ssh -i ~/.ssh/serverLama-169-245 -p 1337 ditatompel@202.150.169.245[*] Memanage Server Menggunakan FISH Protocol Ni bagian yang saya suka dan yang sebenernya pingin saya share, mungkin aja ada beberapa yang belum tau. ![]() FISH (Files transferred over Shell protocol) adalah sebuah protokol jaringan yang menggunakan Secure Shell (SSH) atau Remote Shell (RSH) untuk mentransfer file antara komputer kita dan komputer server semudah membuka2 folder / mengedit file di komputer kita. Saya menggunakan Dolphin yang sudah menjadi bawaan KDE. Selain Dolphin, KDE user juga bisa menggunakan Konqueror untuk menggunakan protokol FISH. ( Untuk Gnome - Nautilus saya kurang tahu, mungkin yang lain bisa menambahkan dimari )Caranya tinggal klik pada breadcrumb navigasi folder dan ketikan {protokol}{user}@{server}:{port}/{folder} kemudian tekan enter. misalnya : Code: fish://ditatompel@202.150.169.245:1337/var/www/path/to/folder/you/want/to/access/setelah itu kita akan dipromot untuk memasukan password SSH kita. Tapi ada permasalahan yang dihadapi, protokol FISH pada Dolphin / Konqueror tidak secara langsung tahu jika kita menggunakan public dan private key untuk mengakses server. Maka dari itu kita dapat memanfaatkan fitur ssh config (lokasinya ada di ~/.ssh/config untuk konfigurasi per user, atau /etc/ssh/sshd_config untuk system wide). Untuk konfigurasi tiap user, biasanya belum terdapat file ~/.ssh/config, maka dari itu kita perlu buat dulu file tersebut dengan menambahkan konfigurasi IdentityFile supaya program yang kita gunakan tau bahwa kita harus menggunakan private key SSH kita : Code: IdentityFile /home/dit/.ssh/serverlama-169-245Lalu bagaimana jika kita memiliki banyak server dan banyak private key untuk masing2 server? Yuk mari kita baca lanjutannya.. [*] Trik Konfigurasi Multi Server Untuk para system administrator yang ngurusin lebih dari 5 server pasti bakal susah mengingat port, password, user, dll. Belum lagi untuk inget akses aplikasi yang ada pada server2 tersebut. Maka dari itu kita bisa manfaatin fitur ssh config yang memungkinkan kita mengakses shell hanya dengan mengingat IP server dan passpharsenya saja. Berikut ini contoh konfigurasi SSH untuk identitas multi server : Code: Host 202.150.169.245Code: dit@tompel ~ $ ssh 202.150.169.245Sebenarnya masih banyak yang bisa di obok2 mengenai konfigurasi SSH seperti menambahkan konfigurasi CheckHostIP, menyimpan setiap log dengan LogLevel, dll. Tapi mungkin sekian dulu dari saya, silahkan bagi teman2 yang ingin menambahkan / mengkoreksi, saya akan sangat menghargai ![]() Sumber : Dari berbagai sumber misalnya : http://linux.die.net/man/5/ssh_config http://kb.mediatemple.net/questions/1625...onfig+File (yang lain lupa )
|
|||
Reputed by : CitooZz(+1) , adoet_t(+1) , eidelweiss(+1) , Reborn Of Code(+1) , Touch Screen(+1) , ./ rex(+1) |
|
05-17-2012, 07:50 AM
|
|||
|
|||
|
RE: Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
mantap om, ane bookmark dulu
|
|||
|
05-17-2012, 07:57 AM
|
|||
|
|||
|
RE: Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
omz dita main
![]() btw kalau dinilai dari tutor kasih nilai 98,kerapian 98 ![]() jangan kayak chaer threadnya berantakan
|
|||
|
05-17-2012, 09:19 AM
|
|||
|
|||
|
RE: Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
nince info
|
|||
|
05-17-2012, 08:19 PM
|
|||
|
|||
RE: Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity)
om2 sekalian... Klo ada tips tambahan mari di share dimari..
|
|||
|
05-18-2012, 12:49 PM
|
|||
|
|||
| RE: Tips dan Trik SSH Client - Server (Security & Simplicity) | |||
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
| Topic Tools | ||||||
| ||||||
| Users Browsing |
| 1 Guest(s) |





![[Image: create-user.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/create-user.png)
![[Image: sudoers.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/sudoers.png)
![[Image: sshkeygen.jpg]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/sshkeygen.jpg)
![[Image: sftp.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/sftp.png)
![[Image: ssh-pass.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/ssh-pass.png)
![[Image: fish.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/fish.png)
![[Image: ssh-config.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/ssh-config.png)
![[Image: fish-protocol1.png]](http://i84.photobucket.com/albums/k35/ditatompel/Forum/fish-protocol1.png)
)




om2 sekalian... Klo ada tips tambahan mari di share dimari..








