Home General Computer Multimedia Business Lounge
|
Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
|
|
04-10-2012, 04:16 PM
(This post was last modified: 04-10-2012 04:18 PM by supermenganteng.)
|
|||
|
|||
|
Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
PART 1
![]() Tempat tinggal kami dulu termasuk dalam kawasan yang sepi, terutama pada malam hari. Memang tidak begitu jauh dari keramaian kota Cimanggis, merupakan salah satu kota di Depok. Konon orang bilang Depok adalah tempat Jin buang anak, namun nggak ada sedikitpun ane mempercayai perihal Jin buang anak dalam cerita-cerita orang. ![]() Untuk mencapai rumah kami tersebut masih harus menggunakan Jasa tukang Ojek atau naik motor sendiri, karena belum ada angkot yang melewati daerah kami. Jarak dari Jalan raya Bogor ke dalam memang masih jauh sekitar dua kilometer. Bila agan naik motor, maka akan dengan leluasa melihat keindahan di sepanjang jalan, melewati dua buah tanjakan yang terasa curam. Di Tanjakan ke dua inilah tempat ane dan anak istri bernaung beberapa tahun lamanya. Rumah dengan kiri kanan kesunyian. Sebelah kanan hamparan sawah dari lapangan Golf Emeralda yang belum digunakan oleh perusahaan, sehingga digarap oleh penduduk sekitar. Lengkap dengan jurang terjal dan empang yang bila dilihat seksama lebih menyerupai telaga, apalagi bila malam, tampak hitam pekat. Di sisi depan dan kiri tempat kami terdapat sebuah tanah kosong. persis di kiri penuh belukar yang semula digunakan sebagai lapangan bulu tangkis yang akhirnya dibiarkan mati begitu saja menjadi rimbunan rumput ilalang. Bila malam hari agan melewati jalanan di depan rumah kami, pasti akan tergerak untuk melihat kesunyian yang mendirikan bulu roma, yang hanya terdengar desau angin dan gesekan rumput ilalang. Tepat di rumah kami ini, jangan harap agan mendapatkan penerangan jalan dari rumah kami. Meskipun ada beberapa stop kontak dan bekas lampu penerang di depan rumah, tapi tidak pernah lagi kami nyalakan. Mungkin orang akan menuduh betapa pelitnya kami sampai lampu jalan atau minimal lampu depan rumah saja nggak dinyalakan. Itu mungkin pendapat orang yang baru lewat. Mungkin. Tapi bagi penduduk sekitar kampung kami tentunya tidak asing lagi dengan hal gelapnya depan rumah kami. Sengaja kami tidak menyalakan lampu depan rumah karena kami sudah merasa bosan untuk menyalakannya. Kenapa Bosan? Kelak agan akan mengetahui dengan sendirinya nanti. Rumah ini kami tinggali sejak beberapa tahun yang lalu. Ane bangga menempati rumah dengan desain yang artistik dan terletak di dataran tanah yang cukup tinggi dibanding tanah sekitar, sehingga jika dilihat dari bawah tanjakan, akan nampak seperti Villa di atas bukit. Rumah ini kami beli dari seorang pensiunan Kolonel Tentara yang pindah karena sesuatu hal. Hari pertama kami menempati rumah ini, seperti lazimnya orang pindahan kami melakukan selamatan dengan mengundang beberapa tetangga. Malamnya kami lewatkan dengan tidur yang pulas karena suasana sekitar rumah memang asri dengan hawa dingin menyejukkan dibawa oleh angin dari padang golf. Beberapa hari lamanya tinggal di sini tak ada kejadian yang aneh, sampai pada suatu pagi Ane mendapati rokok filter yang baru saja ane beli, hilang secara misterius. Sebungkus rokok itu baru ane hisap satu batang, lainnya masih utuh. Itulah awal mula keanehan yang kami dapatkan. Kalau hilangnya bukan didepan mata ane sendiri, mungkin ane nggak peduli. Toh hanya sebungkus rokok, apa artinya sebungkus rokok yang hilang. Tapi yang membuat Ane penasaran adalah bahwa rokok itu hilang di depan mata ane sendiri, di mana nggak ada seorangpun yang lewat atau pernah bergabung beberapa waktu sebelumnya di sini. Ane anggap hilang begitu saja, dan melupakan kejadian itu, dua hari kemudian Ane dikejutkan dengan kemunculan kembali rokok ane yang hilang tepat di tempat semula. Rokok itu masih utuh, tepat kurang satu batang karena sudah ane hisap sebelumnya. Ane tanya pembantu ane, apakah dia yang sengaja berbuat begitu untuk mengerjai atau menakuti ane, nyatanya bukan dan pembantu ini juga merasa takjub bercampur ketakutan. Lagi-lagi ane anggap bahwa kejadian yang ane alami ini hanyalah kebetulan atau mata ane yang salah lihat. Ane punya anak kecil, laki-laki yang berusia 1,5 tahun waktu kami baru menempati rumah ini. Nggak ada lain dan bukan, yang dikerjakan anak ane ini nangis tiap hari. Bagi ane mendengar tangis bayi terus-menerus adalah hal yang biasa. Tapi kalau tangis itu berkepanjangan dan tak henti-hentinya, tentulah jadi masalah juga bagi kami. Kami sengaja memberikan pengasuh khusus pada bayi Kami ini, seorang ibu paruh baya yang cukup rajin dalam mengerjakan sesuatu. Ibu ini sangat tanggap pada apa yang harus dia kerjakan tanpa kami menyuruhnya. Dia mulai bekerja setelah pembantu yang pertama pulang tanpa sebab musabab yang jelas. Kehadiran ibu ini ditengah-tengah kami adalah hal yang istimewa, di mana kami menganggap dia sebagai ibu kami sendiri. Di saat-saat kami mulai dicekam rasa penasaran dan ketakutan dengan kejadian demi kejadian aneh, keberadaan seseorang yang lebih tua dari usia kami adalah anugerah, minimal kami merasa nyaman, terutama dari hal-hal yang aneh. Sikecil pun mulai berkurang tangisannya. Kami lalui hari-hari dengan tenang dan menyenangkan sampai pada suatu saat kami kedatangan orang tua kami. Tanpa kami sangka-sangka, si Ibu pengasuh bayi ini secara tiba-tiba mengajukan berhenti dari pekerjaannya dengan mendadak. Nggak ada rayuan atau apapun yang dapat mencegah keinginannya untuk berhenti dari kerja di rumah ini. Kamipun tidak dapat berbuat apa-apa selain dari mengikhlaskan kepergian pembantu kami yang bijak ini, walaupun dengan kecamuk pertanyaan yang tidak terpecahkan saat itu. Baru bertahun-tahun kemudian pertanyaan itu terjawab kenapa si Ibu pembantu ini minta berhenti mendadak. Ternyata kami telah dikelabui oleh kekuatan jahat yang akan kami ceritakan lagi nanti, pada bagian akhir kisah ini. Akhirnya kami mendapatkan lagi pembantu, yang masih belia, namanya Ratih. Berusia sekitar 18tahunan. Terlalu muda untuk ukuran pembantu yang diharapkan dapat mengerjakan segala sesuatunya. Bila pembantu yang lama kami dapat lebih tenang karena faktor usia yang cukup, tapi dengan pembantu yang baru ini kami tidak begitu mengharapkan perubahan yang berarti. Yang penting istri ane nggak terlalu repot lagi. Walaupun masih muda, lama-lama Ratih dapat menyesuaikan juga dengan keadaan di rumah kami. Tapi itu tidak berlangsung lama. Baru sepuluh hari kerja, Ratih sudah meminta berhenti. “Saya mau berhenti saja Pak, orang tua Saya menyuruh Saya pulang” Demikian kalimat yang diucapkan Ratih saat meminta ijin berhenti dari kami, dengan sorot mata yang ketakutan. “Bukankah mbak Ratih sudah berjanji akan berkerja di tempat kami minimal 2bulan biar kami dapat mencari penggantinya dulu..?” kata Ane mengingatkan akan janji Ratih pada saat kami terima kerja dulu. Ratihpun tidak bisa mengelak, dia surut juga. Memang kami dulu membuat kesepakatan dengan Ratih bahwa minimal kerja di rumah kami selama dua bulan, dan jika mau berhenti harus memberi tahu paling tidak satu bulan sebelumnya agar kami dapat mencari penggantinya sesegera mungkin. Hal itu kami lakukan karena belajar dari pengalaman pertama dengan pembantu kami yang dulu. Perihal alasan Ratih untuk pulang kampung pun ane fikir hanya akal-akalan saja. Kami lega dan menganggap sudah selesai wacana Ratih untuk pulang kampung. Tapi hari-hari berikutnya setelah Ratih meminta berhenti itu jadi terasa kaku, dia lebih banyak diam. Istriku sering ke kamar Ratih untuk sekedar menghibur Ratih agar kerasan. Kamarnyapun kami pasangi Tivi sendiri agar betah. Kamar Ratih adalah kamar yang dulu ditempati pembantu kami yang pertama. Letaknya agak jauh dari kamar kami, kamar utama yang ukurannya lebih besar, terletak paling belakang di bagian rumah. Dari kamar kami ini dapat melihat langsung ke pemandangan belakang rumah yang banyak ditumbuhi pohon pisang dan petai cina melalui jendela kamar. Dari slot jendela yang sudah berkarat, pertanda bahwa jendela ini sangat jarang dibuka. Baru setelah kami tempati, jendela ini difungsikan lagi. Hari itu hari minggu, hari libur untuk ane setelah seminggu bekerja. Ane bolak-balik dari rumah ke tempat kerja di Bogor. Kebetulan supersibuk sehingga hari liburpun kadang-kadang tidak lagi menjadi hari libur. Ane tetap harus mengerjakan tugas-tugas di luar rumah. Karena hari minggu ini nggak ada tugas yang mengharuskan ane keluar rumah, Ane bersama istri dan anak ane yang saat ini sudah berusia 2 tahun menyempatkan jalan-jalan ke Mall sambil menikmati kebersamaan. Memang kami jarang mendapatkan suasana begini. Petangnya, kami kembali ke rumah. Sampai di rumah pas magrib. Keadaan rumah sepi, lampu-lampu dalam rumah belum dinyalakan. sumber http://www.kaskus.us/ PART 2 Quote:“Ratih..” “Ratih..!” Teriak istri ane memanggil Ratih, kalau-kalau ketiduran. nggak ada sahutan dari dalam rumah. Ane pun gedor-gedor rumah, tetap nggak ada reaksi, padahal biasanya nggak begini. Biasanya Ratih akan langsung membukakan pintu saat kami baru nyampai rumah. Lama pintu tidak dibukakan, juga nggak ada tanda-tanda kalau Ratih masih melek. Mungkin Ratih memang tertidur di kamarnya. Tapi kamarnya kan dekat dari ruang tamu, bahkan terletak persis garis lurus dari pintu utama, jadi mustahil jika dengan panggilan segitu kerasnya Ratih tetap tidak bangun-bangun juga. Ane ngecek pintu, ternyata nggak dikunci, hanya ditutup dengan pengait slot yang sebenarnya bisa dibuka dari luar, dengan cara menariknya dari lubang jendela samping pintu. Ane menjulurkan lengan dan berusaha meraih slot yang menahan pintu agar dapat dibuka. Alhamdulillah. Pintu dapat terbuka dengan sendirinya. Kamipun masuk dengan menahan gondok dan kesal. |
|||
|
04-10-2012, 04:19 PM
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
pengalaman pribadi om ?
baca dulu ahh |
|||
|
04-10-2012, 04:19 PM
(This post was last modified: 04-10-2012 04:36 PM by supermenganteng.)
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
PART 3
Quote:Paranormal melakukan sholat berulang-ulang hingga akhirnya Ratih bisa kembali sadar. Malam itu kami nggak berani tidur, sepanjang malam ane jagain pintu kamar karena istri ane ketakutan. PART 4 Quote:Proses pemindahan jasad-jasad yang sudah menjadi tanah itu dilakukan oleh beberapa orang, hadir pula pak RT yang akhirnya mengiyakan dan tak bisa lagi menutupi misteri sebenarnya akan rumah berhantu ini. Selesai pemindahan kuburan malamnya kami melakukan tahlil dengan mengundang hampir seluruh warga di lingkungan RT. Tahlil dilakukan selama tiga malam. lega sudah hati ane, seolah lepas dari batubesar yang menghimpit dada. Ane berharap bahwa teror-teror hantu yang melingkari kami selama ini akan berhenti setelah kami perlakukan mereka seperti saudara kami sendiri dengan prosesi selayaknya pemindahan kuburan. Selama beberapa waktu lamanya tak lagi terjadi hal-hal di luar nalar. Mertua ane sengaja datang dari Jawa timur untuk menemani kami. Ane berfikir bahwa keadaan sudah kondusif dan terlepas dari pengaruh setan, Tapi hari kelima Mertua bersama kami, tiba-tiba pembantu kami memohon untuk berhenti dari kerja. Serasa sesak dada ane saat mbok Darmi mengutarakan niatnya. Ane diam saja, dan melihat wajah mbok Darmi, nampak pucat dengan mata sembab seperti habis menangis. "Ibu habis menangis?" tanya ane penasaran. "Enggak pak, Saya memang sudah nggak betah" mbok Darmi sesenggukan. "Saya nggak enak sama mertua Bapak" kata mbok Darmi. PART 5 Quote:Ketakutan yang menyenangkan dalam hidup adalah manakala kita sudah bisa menikmati rasa takut itu. Menikmati karena keterpaksaan maupun sengaja pasrah pada bahaya sebab memang tidak ada pilihan lain. Meski rasa takut itu sering menyerang sedikit keberanian dalam diri ane, tapi kembali lagi kepasrahan akan situasi yang sangat sulitlah yang membuat bahaya tak lagi terfikirkan. Rumah ini bagaikan penjara yang nyata bagi kami. Adanya 3 kuburan di depan kamar utama kami saja sudah cukup mengintimidasi nyali istri ane. Tapi toh tetap ane kuatkan dengan segala cerita indah dan kekuasaan Tuhan yang nggak akan mungkin bisa dikalahkan oleh setan. Meski sebenarnya menolak, banyak keganjilan yang sengaja ane sembunyikan dari istri. Semata demi mempertahankan keberanian diri kami. Meski ane juga harus membohongi diri sendiri. PART 6 Quote:Ane nggak ngerti dengan semua yang Ane alami ini. Apa kesalahan ane dan keluarga Ane sampai-sampai harus terjebak dalam kemelut yang tak ada ujung dan pangkalnya, terjebak di rumah hantu. Kata-kata dari pak Ustad beberapa waktu yang lalu membuat ane bergidik. sebegitu parahkah rumah ini, sampai-sampai penghuni gaibnya ikut campur dalam urusan ane di luar rumah. pantas saja orang-orang sebelum ane nggak bertahan lama tinggal di sini, paling lama dari mereka hanya satu setengah tahun. Ane harus menyalahkan siapa? penjual rumah yang telah ane beli? menurut Ane dia tidak bersalah karena dia juga merupakan korban dari ketidaktahuan. Kondisinya ketika meninggalkan Rumah ini juga sudah cukup menggambarkan betapa menderitanya selama hidup dan tinggal di Rumah ini, meski ditutup-tutupi. Dan Ane memang minat dengan rumah ini. Jujur saja, ane sangat suka dengan model Rumah ini. Suka dengan bentuknya, suka dengan keasrian dan lingkungan pemandangan alamnya. PART 7 Quote: PART 7+ Quote: PART 8 Quote: |
|||
|
04-10-2012, 04:40 PM
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
kalau ga salah...cerita ini nantinya ga ada kelanjutannya yaa omz....
![]() akhir kisahnya kayanya ga ada...tapi ga tau juga sih kalau ama omz pijar sang penulis ini di tulis di beta...
|
|||
|
04-10-2012, 04:40 PM
(This post was last modified: 04-10-2012 04:42 PM by supermenganteng.)
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
PART 9
Quote: SUMBER KASKUS tapi ne sama percis kejadiannya dirumah ane... ![]() ![]()
|
|||
|
04-10-2012, 04:51 PM
|
|||
|
|||
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
om
|
|||
|
04-10-2012, 04:54 PM
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
kayak uda pernah baca om ,di forum sebelah
|
|||
|
04-10-2012, 05:00 PM
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
iihhh...
lmayan jga critanya....enak buat... ![]() ![]()
|
|||
|
04-10-2012, 07:15 PM
|
|||
|
|||
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
ceritanya bikin aq saja :)
|
|||
|
04-10-2012, 07:28 PM
(This post was last modified: 04-10-2012 07:28 PM by dhelpi7.)
|
|||
|
|||
|
RE: Empat tahun tinggal di Rumah hantu Part 1
Jadi pengin tidur di rumah itu
![]() bagus nya ajak bg xtr0nic bg ditatompel bg linuxer46 bg @[citoozZ_Bandhitozz] tidur disana kapan yakk ane bisa kejakarta
|
|||
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
| Topic Tools | ||||||
| ||||||
| Possibly Related Threads... | |||||
| Thread: | Author | Replies: | Views: | Last Post | |
| Pocong Di Rumah Gua | gonzhack | 12 | 2,494 |
03-10-2013 04:47 PM Last Post: JesseLynSr |
|
| 15 Photo Hantu Yang Diakui Keasliannya | KEi | 29 | 1,395 |
12-04-2012 09:52 AM Last Post: Steve |
|
| analisa tentang hantu | candragati | 26 | 723 |
10-31-2012 11:37 PM Last Post: wiLMaR_kiDz |
|
| [Tutor] Insya Allah nggak takut lagi ama Hantu, Gendruwo, Pocong, Kuntilanak, etc.. | cbrnewbie | 26 | 2,746 |
02-27-2012 06:58 PM Last Post: D-dy |
|
| Kumpulan Cerita-Cerita Hantu di Kampus UI Depok | supermenganteng | 31 | 10,136 |
01-22-2012 02:08 PM Last Post: edhocosma |
|
| hantu pemotretan | anbu | 8 | 2,402 |
09-07-2010 09:49 AM Last Post: Cruz3N |
|
| Penumpang Hantu | gonzhack | 6 | 2,021 |
08-16-2010 06:49 AM Last Post: sir_rotlez |
|
| Rumah Angker | gonzhack | 0 | 886 |
08-05-2010 08:30 PM Last Post: gonzhack |
|
| Hantu Kamar Mandi | gonzhack | 3 | 1,905 |
08-05-2010 04:49 PM Last Post: gonzhack |
|
| Pengalaman Di Rumah Lama | gonzhack | 0 | 838 |
08-04-2010 08:03 PM Last Post: gonzhack |
|
| Users Browsing |
| 1 Guest(s) |




![[Image: 430349_393064280722601_100000570977103_1...2948_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/430349_393064280722601_100000570977103_1392901_801562948_n.jpg)
![[Image: 424961_395228313839531_100000570977103_1...8783_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/424961_395228313839531_100000570977103_1399646_1893128783_n.jpg)
![[Image: 421616_395210717174624_100000570977103_1...9160_n.jpg]](http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/421616_395210717174624_100000570977103_1399585_187119160_n.jpg)




![[Image: 431536_395214663840896_100000570977103_1...5623_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/431536_395214663840896_100000570977103_1399598_1840525623_n.jpg)
![[Image: 423266_402350786460617_100000570977103_1...4772_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/423266_402350786460617_100000570977103_1421057_843534772_n.jpg)
![[Image: 423266_402350793127283_100000570977103_1...4788_n.jpg]](http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/423266_402350793127283_100000570977103_1421058_601974788_n.jpg)
![[Image: 423266_402350799793949_100000570977103_1...1619_n.jpg]](http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/423266_402350799793949_100000570977103_1421059_288991619_n.jpg)
![[Image: 423266_402350803127282_100000570977103_1...9200_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/423266_402350803127282_100000570977103_1421060_983139200_n.jpg)
![[Image: 423266_402350806460615_100000570977103_1...5621_n.jpg]](http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/423266_402350806460615_100000570977103_1421061_54165621_n.jpg)
![[Image: 524330_402353983126964_100000570977103_1...8348_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/524330_402353983126964_100000570977103_1421073_1393058348_n.jpg)
![[Image: 560316_402355166460179_100000570977103_1...4564_n.jpg]](http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/560316_402355166460179_100000570977103_1421079_495384564_n.jpg)
![[Image: 528949_402355466460149_100000570977103_1...3223_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/528949_402355466460149_100000570977103_1421081_1788723223_n.jpg)
![[Image: 531798_402355886460107_100000570977103_1...7850_n.jpg]](http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/531798_402355886460107_100000570977103_1421084_932867850_n.jpg)
![[Image: 526504_402356136460082_100000570977103_1...2898_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/526504_402356136460082_100000570977103_1421086_1565332898_n.jpg)
![[Image: 303438_402356393126723_100000570977103_1...7944_n.jpg]](http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303438_402356393126723_100000570977103_1421088_85357944_n.jpg)
![[Image: 526475_402410869787942_100000570977103_1...6299_n.jpg]](http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/526475_402410869787942_100000570977103_1421260_404826299_n.jpg)
![[Image: 526475_402410873121275_100000570977103_1...5180_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/526475_402410873121275_100000570977103_1421261_184025180_n.jpg)
![[Image: 526475_402410879787941_100000570977103_1...8153_n.jpg]](http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/526475_402410879787941_100000570977103_1421262_379328153_n.jpg)
![[Image: 526475_402410886454607_100000570977103_1...1173_n.jpg]](http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/526475_402410886454607_100000570977103_1421263_1655571173_n.jpg)
![[Image: 526475_402410896454606_100000570977103_1...9593_n.jpg]](http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/526475_402410896454606_100000570977103_1421264_1865659593_n.jpg)

![[Image: samb9-1.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-0HLkzB1ZCr4/T2vJ189tgqI/AAAAAAAAAB0/p1VO166oROU/s1600/samb9-1.jpg)
![[Image: samb9-2.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-itwUtOtEymc/T2vHwzaXF6I/AAAAAAAAAA0/e0TvemuE7k4/s1600/samb9-2.jpg)
![[Image: samb9-3.jpg]](http://4.bp.blogspot.com/-IhCKzkdcJEo/T2vH4DQ8TFI/AAAAAAAAAA8/T8wpBc9Uni8/s1600/samb9-3.jpg)
![[Image: samb9-4.jpg]](http://2.bp.blogspot.com/-xMbfZ-mS0KE/T2vIAdy6I9I/AAAAAAAAABE/dlZkvcca8QE/s1600/samb9-4.jpg)
![[Image: samb9-5.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-I-6KN0-ZLq0/T2vIIeCO5AI/AAAAAAAAABM/vJEwoa4Cx1o/s1600/samb9-5.jpg)
![[Image: samb9-7.jpg]](http://3.bp.blogspot.com/-4fJhjIy4ucY/T2vIXFQ6MLI/AAAAAAAAABc/qfWevXc7uyU/s1600/samb9-7.jpg)
![[Image: samb9-8.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-5vMZEqTHJ5Q/T2vIii56TdI/AAAAAAAAABk/sl5J47d4ixs/s1600/samb9-8.jpg)
![[Image: samb9-9.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-9r9BCZAi85g/T2vIuMLg31I/AAAAAAAAABs/NepEVTXczEU/s1600/samb9-9.jpg)
![[Image: samb9-10.jpg]](http://2.bp.blogspot.com/-YDSlpDYhhps/T2vHP5NRfCI/AAAAAAAAAAU/tCMKPOzjC8M/s1600/samb9-10.jpg)
![[Image: samb9-11.jpg]](http://1.bp.blogspot.com/-ul8XMUJlWJg/T2vHUb_EGcI/AAAAAAAAAAc/g8n8hsOGEoc/s1600/samb9-11.jpg)
![[Image: samb9-12.jpg]](http://3.bp.blogspot.com/-5mQIVWMtJLQ/T2vHa0BN9aI/AAAAAAAAAAk/G9jUvr27e5c/s1600/samb9-12.jpg)
![[Image: samb9-13.jpg]](http://2.bp.blogspot.com/-Tb4-N5w6v8Q/T2vHgn-pVNI/AAAAAAAAAAs/jB9LasoSm_A/s1600/samb9-13.jpg)


om


ceritanya bikin aq 






